Pencucian Kabah Dilakukan 2 Januari 2010

2010 January 1
tags: ,
by admin

JEDDAH–MI: Gubernur Mekah Khalid Al-Faisal akan memimpin pencucian Kabah yang akan dihadiri para ulama terkemuka, pejabat Arab Saudi dan para diplomat yang bertugas di Arab Saudi, Sabtu (2/1).

Bangunan yang menjadi kiblat umat muslim sedunia saat salat tersebut menurut Arabtimes.com dicuci dua kali dalam satu tahun yakni pada tanggal 15 Syaban (sebelum bulan puasa Ramadhan) dan pada pertengahan Muharam yakni setelah Zulhijah dimana umat Islam menunaikan rukun ke lima Islam untuk naik haji.

Sejumlah ulama terkemuka, pejabat pemerintah Arab Saudi, tokoh setempat dan diplomat asing yang bertugas di Arab Saudi diundang dalam acara tersebut. Sementara pemerintah Indonesia akan diwakili oleh  Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes RI di Riyadh Sukanto.

Tabir terbuat dari kain berwarna hitam penutup Rumah Allah tersebut (disebut kiswah) sudah diganti dengan yang baru pada 9 Zulhijah yakni pada saat jemaah haji melakukan ritual Wukuf yang merupakan ritual puncak rukun haj di Padang Arafah.

Wukuf dimaknakan sebagai hari penantian yakni pada saat umat manusia dikumpulkan dalam formasi antri, menanti ditimbang-timbang amal kebajikan dan dosanya. Ritual pencucian Ka’bah dimulai dengan shalat sunnat dua rakaat di dalam Kabah yang merupakan bangunan  kubus. Bagian dalamnya dipel dengan kain putih yang dibasahi air mawar, wewangian khas Arab (beraroma kayu oud) dan parfum beraroma musk (minyak kelenjar rusa).

Air zamzam dicampur dengan air mawar dipercikkan di lantai Kabah kemudian lantai dipel dengan tangan kosong dan daun kurma. Sebelum memasuki Kabah, Pangeran Khalid akan melakukan tawaf (mengitari Kabah tujuh kali) dan menyentuh Hajar Aswad.

Pangeran kemudian akan menerima kunci Kabah yang diletakkan dalam tas beludru dari para pengawal (Bani Shayba). Saat memasuki Rumah Allah itu, Pangeran Khalid akan salat dua rakaat dihamparan sajadah terbuat dari batu pualam, tempat sama yang diyakini digunakan salat oleh Nabi Muhammad SAW.

Seremoni pencucian Kabah dimulai saat para tamu sudah keluar dari rumah Allah tersebut, sedangkan lantai marmer dan dinding Kabah akan dilap dengan air zamzam dan parfum bunga mawar. Setelah dipel, lantai dan dinding Ka’bah akan dikeringkan dengan kertas tisu dan kain putih, kemudian disirami lagi dengan wewangian aroma oud dan mawar dan setelah itu Kabah dianggap incenced.

Bangunan sisi bagian timur Ka’bah tingginya l4 meter, sementara sisi barat dan selatan 12,11 meter dan 11,28 meter dari sisi utara. Lantai bagian dalam dilapisi keramik berwarna, sementara atapnya ditunjang tiga pilar kayu, masing-masing berdiameter 44 cm. Struktur atap terdiri atas dua lapisan, bagian atas dan bawah, sementara dinding bagian dalam ditutup dengan layar terbuat dari beludru hijau yag diganti tiap tiga tahun sekali.

Pada atap bagian teratas terdapat ventilasi dengan panjang 127 cm dan lebar l04 cm untuk memberikan kesempatan bagi cahaya matahari masuk. Ventilasi ditutup dengan kaca penguat yang dibuka saat acara pencucian. Pintu Ka’bah yang berada pada 225 cm di atas permukaan tanah, tingginya 310cm, lebar 40 cm dan panjang 190 cm, terbuat dari kayu yang dilapisi 280 kilogram emas murni.

sumber: www.mediaindonesia.com

Related Post

No comments yet

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS